Senin, 15 Juli 2013

My Yeoja is My Dongsaeng #PART2

Author: Park EunMin a.k.a RikaRatna

Genre: romantic,sad,happy dan sedikit agak NC :D

WARNING ! 

Cast: ~Lee Eunhyuk
~Lee EunMin
~Kim Hae Jin
~Lee Hyuk Jae
~Park JungSoo
~Choi Siwon
 ~Choi Kyu Ra
and other cast

@SEOUL, CHUNG JU HIGH SCHOOL

*Acara Kelulusan SMA*

"Kau sudah datang?" Sapa EunHyuk pada kekasihnya itu.

"Ne, ini aku juga sudah membawa buku2 yang suda tak terpakai lagi" Jawb EunMin sambil merapikan tumpukan buku yang dibawanya.

"Eummp,bukunya banyak sekali. Kau suka membaca?" Hyuk Tersenytm.

"Ahh~ tidak juga,ini buku2 koleksiku 2tahun yang lalu" EunMin terkekeh.

"Ahh yasudah,bukunya letakkan disini saja,biar nanti panitia yang mengurusnya. Kajja kita kesana." *narik tangan EunMin*

"Huaaa~ pestanya meriah sekali. Disekolahku yang sebelumnya tidak ada acara seperti ini" EunMin terkejut senang.

"..." Hyuk tersenyum menatap wajah polos yeojanya itu.

"Apa kau bisa berdansa?" Tanya Eunhyuk.

"Ahh anni,aku tidak pandai menari."

"..." Menarik tangan EunMin lalu membawanya ketengah.

"Hyaaa~ Hyukiie~ahh apa-apaan kau ini. Aisshh phabo" EunMin menjitak kepala Hyuk,ia mengamati sekelilingnya.

"Haha,tenang saja,kau hanya perlu mengikuti langkahku saja." Hyuk mulai memegang pinggang EunMin,ia mulai melangkahkan kakinya ke samping,depan,dan belakang seiring nada musik yang dialunkan saat itu.
"Haha,kau hebat sekali, chaggii" EunHyuk tersenyum.

"Aishh~ dasar bodoh,kau berniat mengerjiku huh?" EunMin menginjak kaki kanan EunHyuk.

"awhh,appo. Yaaa~ kenapa malah menginjak kakiku?"

"Haha rasakan. Wheee" EunMin menjulurkan lidahnya.

"Hyaaa~ awas kau yah. Akan kubalas. Chu~" EunHyuk segera membungkam bibir EunMin dg Bibirnya.

"..." EunMin hanya terdiam pasrah.

_____00000____
@Rumah EunMin.

"Aku pulang" EunMin segera masuk kedalam rumahnya.

"Apa kau habis keluar dg namja itu?" Tanya HyukJae tiba2. Ia sudah daritadi menunggu kedangan putrinya tersebut.

"Ap..appa,sejak kapan appa dirumah?" EunMin terkejut.

"Kau belum menjawb pertanyaan appa Lee EunMin" Nada bicara HyukJae makin naik.

"Eumpp,itu...ne appa,kami menghadiri acara kelulusan sekolah bersama."

"APA KAU TIDAK PERNAH MENDENGAR KATA2 APPA HUH.? Appa melarangmu untuk menjalin hubungan dg pria sebelum kau cukup dewasa dan bisa mengurus perusahaan appa." HyukJae yang sedaritadi menahan emosinya_Akhrnya menumpahkan amarah itu kepada EunMin.

"Appa egoir. Appa tidak mengerti perasaanku. Hiks~" EunMinpun menangis lalu berlari menuju kamarnya.

"Astaga,bocah itu" HyukJae menghela nafas lalu duduk disofa.
"Manajer Kim"

"Ya tuan" Sahut manajer Kim yang daritadi berdiri disamping HyukJae.

"Aku ingin,kau selidiki latar belakang keluarga namja itu." Ucap HyukJae lalu beranjak pergi.

"Baik Tuan." Manajer Kim mengiyakan.

____00000____

*Keesokan harinya*

"Hoaaaammmm~ wah sudah pagi ternyata" EunMin mengucek kedua matanya lalu mengamati keluar jendela.
"Huaaaa~ segar sekali udara luar. Aha,aku akan pergi jalan-jalan hari ini" EunMin segera menyambar ponselnya yang terletak dimeja dekat ranjangnya.
MESS: EunHyuk~ahh,maukah kau menemaniku jalan-jalan pagi ini? *bipp*

REP: Dengan senang hati nona. :-)

MESS: Huaaa~ gomawo chagyaa :* *bip*

REP: gwaenchana nae princess :*

Setelah menerima balasan dari EunHyuk, ia segera beranjak ke kamar mandi untk membersihkan tubuhnya.!

-15menit Kemudian-
EunMin mengendap-endap keluar kamarnya. Ia berusaha tidak menimbulkan suara brisik agar appanya tidak terbangun.

"Mau pergi kemana Lee EunMin. ?" HyukJae yang sudah bangun daritadi,melihat putrinya mengendap2 berusaha keluar dari rumah.

"Aishh~ kenapa pak tua bisa ada disini" Batin EunMin sambil mengerutkan keningnya dan menggigit bibir bawahnya.

"Appa bertanya padamu,kau mau pergi kemana huh?" HyukJae meletakkan kedua tangannya dipinggang.

"Errhhh~ aku...aku hanya ingin jalang2 sebentar appa. Tidak lama kok. Kalau begitu aku permisi appa,bye" EunMin mengecup pipi appanya sekilas lalu segera membuka pintu dan keluar darisana.
"Huufhh,akhrnya lolos juga" EunMin menghela nafas panjang dan mengelus dadanya.

"Dasar bocah itu." Gerutu HyukJae kesar.
Iapun segera merogoh ponselnya lalu menelfon manajer Kim.
"Yobseyo. Manajer Kim,apa kau sudah menyelidiki latar belakang namja itu?"

"Ne tuan saya sudah mendapatkan informasi tentang siapa Eunhyuk itu" Jawab manajer Kim.

"Baguslah,kalau begitu cepat tunjukkan padaku."

‎"Baik tuan,20menit lagi saya sampai" *bip* Setelah menutup telfonnya,manajer Kim segera berangkat menuju Rumah presdir Lee.

TOK TOK TOK. Manajer Kim mengetuk pintu ruang kerja presdir Lee.

"Masuk" sahut HyukJae dari dalam.

"Ini tuan,laporan yang anda minta." Manajer Kim menyodorkan amplop coklat kepada HyukJae.

"..." HyukJae pun membuka amplop itu dan membaca isinya.

DEG~
"ap ap apa maksudnya ini?" HyukJae tersentak kaget membaca tulisan amplop tsb.

"Wae tuan?" Tanya Manajer Kim terkejut.

"Wa wanita ini?!" HyukJae menunjuk foto Hae Jin yang dipegangnya.

"Dia Kim Hae Jin tuan. Dia adalah ibu kandung EunHyuk. Mereka berdua hanya tinggal sebatangkara. Informasi yang saya dengar, Kim Hae Jin ditinggal pergi oleh suaminya 20tahun yang lalu." Jelas manajer Kim.

"Tidak,tidak ini tidak mungkin" BLEEEEKKK HyukJae langsung pingsan seketika mendengar penjelasan manajer Kim.

"Presdir,presdir bangun presdir. Tolooong." Teriak manajer Kim panik melihat HyukJae pingsan tiba-tiba.

_Eun~Eun couple_

EunMin: Hyaaa~ menyenangkan sekali hari ini. *tersenyum puas*
EunHyuk: "..." *tersenyum melihat EunMin lalu mengelus rambutnya lembut*
EunMin: Hyaaa~ EunHyuk~ahh kita duduk disini sebentar ne?" *duduk dibangku taman.*
EunHyuk: "..." *duduk disamping EunMin* Kau lelah yah? *menatap wajah EunMin.
EunMin: hhh~ ne,aku sangat gembira sekali hari ini. *menghela nafas panjang*
EunHyuk: Bersandarlah. *narik kepala EunMin ke pundaknya*
EunMin: gomawo. *tersenyum menatap EunHyuk*
Hyuk: chu~ *mengecup bibir EunMin mesra*
EunMin: "..." *terdiam,menerima perlakuan EunHyuk*

###

"Presdir,anda sudah sadar?" Manajer Kim segera menghampiri HyukJae.

"..." HyukJae berusaha bangun dan mengatur posisinya.

"Awas,hati2 presdir." Ucap manajer Kim khawatir,sembari memegangi tubuh HyukJae.

"Tidak,aku tidak apa2. Aku sudah merasa membaik sekarang." Jawab HyukJae.

"Ouhh,syukurla." Manajer Kim menghela nafas lega.

"Yasudah,kau boleh keluar sekarang."

"Kalau begitu saya permisi presdir." Manajer Kim segera beranjak keluar dari ruangan HyukJae.


‎"Aighoo, Hae Jin~ahh jadi selama ini kau tinggal sendirian tanpaku. Aighoo,ayah macam apa aku ini" HyukJae bergumam sambil memandangi foto Kim Hae Jin.
"Kalau kau ibunya,berarti dia? Dia,Eunhyuk putraku yang selama ini aku telantarkan? Aighoo,kejamnya aku. Ya Tuhaaan~" HyukJae mulai menangis.

-2minggu kemudian-

Butuh waktu untuk HyukJae memberanikan diri menemui Hae Jin. Hari ini ia berniat menemui Hae Jin untuk meminta maaf padanya. Sulit memang jika Hae Jin mau menemuinya. Tapi,karena HyukJae adalah lelaki sejati,ia harus berani bertanggung jwab meski apapun resikonya.

@Rumah Hae Jin.

TING TONG TING TONG. Terdengar suara bel yang berbunya dari luar.

"Aishh~ siapa ini." Hae Jin bergegas menuju pintu.

TING T0NG TING T0NG. Berkali-kali orang itu memencet bel rumah.

"Iya iya tunggu sebentar. Aisshh~" Hae Jin terburu-buru.
CKLEEEEKKKKKK. Hae Jin memutar knop pintu.
"Nuguseyo~"

DEG~ Hae Jin tercengang melihat siapa yang berdiri didpan pintunya.

"K k ka kauu kauu." Hae Jin berusaha menutup pintu,namun ditahan oleh hyukJae.

"Tunggu,tunggu sebentar,aku ingin bicara sesuatu dgmu" HytkJae berusaha menahan pintu.

"DASAR KAU LAKI2 PENGECUT. SUDAH TIDAK ADA LAGI YANG PERLU KAU BICARAKAN. PERGI DARI RUMAHKU,BRENGSEK." Byuuuuurrr~ Hae Jin mengguyur Hyuk Jae dg air yang ada diember.

"Tunggu,jelaskan penjelasanku"

BRUAAAAAKKKKK, Tanpa bekata apa-apa Hae Jin segera membanting pintunya.

"Dasar laki2,brengsenk. Brani2nya kau menemuiku lagi. Masih belum puaskah kau menelantarkanku dan EunHyuk. Hiks~" Hae Jin menangis dibalik pintu. Eunhyuk yang saat itu melintas,melihat ibunya yang sedang menangis.

"Eomma,wae eomma? Knapa eomma menangis?" Eunhyuk berlari menghampiri Hae Jin lalu memeluknya erat.

"Lali2 brengsek itu datang" Hae Jin semakin menangis keras.

"Nuguya? Siapa maksud eomma?" Tanya EunHyuk bingung.

"HyukJae, dia dia datang lagi." Hae Jin makin menangis.

"Siapa HyukJae?" Tanya Eunhyuk masih tdk mengerti.
"Dia dia laki2 yg selama ini meninggalkan kita" Hae Jin makin menangis dalam pelukan EunHyuk.
"MWO?Appa?"

Eunhyuk terbelalak mendengar ucapan Hae Jin.

@Rumah HyukJae

"Omo,appa? Kenapa bisa basah kuyub seperti ini?" EunMin kaget mekihat keadaan Ayahnya yang basah kuyub.

"Tidak apa2. Tadi appa disemprot air waktu melintas dijalan."

"Kenapa bisa begitu?" Tanya EunMin penasaran.

"Sudahlah,appa mau ganti baju dulu." HyukJae melangkah meninggalkan EunMin.

@Rumah Hae Jin.

"Eomma,apa benar tadi appa yang menemuimu?" Hyuk menatap ibunya yang duduk memangdangi meja dihadapan mreka.

"..." Hae Jin hanya terdiam.

"Eomma,kenapa eomma tidak mengijinkannya masuk?"

"Semua sudah terlambat Hyukie. Diantara kami sudah tidak ada yang perlu dibicarakan." Hae Jin beranjak pergi.

"Tapi eomma egois. Eomma hanya memikirkan diri eomma sendiri,eomma tidak pernah memikirkanku. Aku juga ingin memeluk ayahku. Aku tidak tahu masalah yang kalian perbuat,tetapi kalian tega mengorbankan anak kalian. Kalian egois" Eunhyuk berlari meninggalkan Hae Jin.

"Eunhyuk~ahh" Hae Jin berteriak. Ia kembali menangis.

Eunhyukpun keluar menemui EunMin,ia berniat menceritakan hal ini kepada kekasihnya tersebut. Seperti biasa, EunHyuk menunggu EunMin dibangku taman tempat mreka ketemuan.

"Kau sudah lama disini?" Sapa EunMin yg baru datang lalu duduk disamping EunHyuk.

"EunMin~ahh" EunHyuk segera memeluk EunMin erat.

" Wae? Apa apa EunHyuk~ahh?" Tanya EunMin bingung.

"Appa,appa tadi datang menemui eommaku." Ucap Eunhyuk mash memeluk EunMin erat.

"Jjinjayo? Lalu?" EunMin terkejut senang.

"tapi eomma mengusirnya." EunHyuk melepas pelukannya.

"Kau harus sabar chagya,mungkin eomma mu belum siap menerima ini" Menatap EunHyuk lalu meletakkan ke dua tanggannya dan menhapus airmata Eunhyuk.

"Ne,mungkin kau benar." Eunhyuk mengangguk lalu kembali memeluk EunMin.

-5hari Kemudian-

TING T0NG TING T0NG. HyukJae kembali menemui Hae Jin dirumahnya.

CKLEEEEKKKKKK. Hae Jin beranjak membukakan pintu.

"Kau kau? Kenapa kau mash brani datang kemarh huh?! Brengsek." Hae Jin berusaha menutup pintu namun Hyuk Jae menahannya.

"Tunggu,aku m0h0n ijinkan aku sekali saja bicara dgmu" HyukJae memelas. Hae Jin pun akhrnya mengijinkannya masuk.

"Apa yang ingin kau bicarakan huh?" Ucp Hae Jin ketus.

"Jadi selama ini kau tinggal sendirian?" HyukJae menatap HaeJin.

"Cih~ menurutmu?!" Hae Jin menatap kearah lain.
"Lalu JungSoo? Dimana JungSoo?" Tanya HyukJae.
"Masih pantaskah kau menanyakan JungSoo huh?" Hae Jin menahan emosi.
"Bukankah waktu itu?"
"Ia sudah meninggal." Jwb Hae Jin menahan emosi.
"MWO? Apa maksudmu?" HyukJae terkejut.

@FLASH BACK@

Ooeeekk~ Terdengar suara tangisan bayi perempuan dari ruangan itu.

"Selamat tuan,bayi anda terlahir sehat." Seorang dokter berbicara pada HyukJae.

"Jjinjayo.? Syukurlah. Terimakasih Tuhan." HyukJae tersenyum,menghela nafas lega. Dokter itupun segera beranjak pergi.

"Yeobo~ yeobo,ini putri kita?" HyukJae tersenyum menatap Hae Jin yg sdang menyusui EunMin.
"Ne,dia adalah putri kita." Jawb Hae Jin.
"Sungguh,dia sangat manis seperti ibunya."
"Ne,, aku akan memberinya nama Lee Hae In,yang berarti kemakmuran." Hae Jin mengecup bayinya.
"Eunhyuk,lihatlah sayank. Adikmu cantik sekali bukan." HyukJae memangku EunHyuk lalu menciumnya.
"Eunhyuk,kalau kau sudah besar nanti,kau harus menjaga Hae In yah." Hae Jin tersenyum menatap Eunhyuk yang disaat itu baru 2thn.
"JungSoo, yak dia harus mendngar berita bhagia ini." HyukJae berkata girang.
"Yaak~ kau ini,perhatian sekali padanya. Apa jangan2 kau menyukainya yah?! Aish~" Goda Hae Jin pada HyukJae.
"Ahh~ anniyo yeobo. Dia sudah q anggap sbg hyungku sendiri. 25th persahabatan kami,membuatku menyayanginya seperti hyungku sendiri." HyukJae mengelus kepala Hae Jin.


____________________________________________________________________
-2tahun kemudian-


"Hae In sayang. Appa akan mengajakmu jalan2" HyukJae menggendong Hae In.
"Hati2 sayang. Selamat bersenang2." Hae Jin tersenyum pada HyukJae.
"Bye eomma, Hae In jalan2 sama appa dulu." Ucap HyukJae meniru suara Hae In dan melambaikan tangan pada Hae Jin.
"..." Hae Jin tersenyum melambaikan tangan.

-20menit kemudian-

TING T0NG TING T0NG.


‎"Ne tunggu sebentar" HaeJin berjalan kearah pintu.
"Annyeonghaseyo" Sapa JungSoo.
"Huaa JungSoo~ssi. Silahkan masuk."
"Gomawo. Kok sepi? Dimana HyukJae?"
"Ahh dia sedang mengajak Hae In jalan2. Sebentar lagi juga pulang."
"Oiya, kau sedang apa?"
"Ahh,aku sdan memasak. Mianhae q kedapur dulu,aku sdang merebus daging." Hae Jin beranjak kedapur.

JungSoo duduk diruang tamu sembari melihat2 disekelilingnya. Iapun beranjak menyusul Hae Jin kedapur.

"Omo, Hae Jin~ssi sdang apa kau diatas?" JungSoo melihat Hae Jin memanjat kursi yg berusaha mengmbil panci diatas.
"Hyaaa~" GUBRAAAK HaeJin terkejut mendngar JungSoo. Ia terjatuh namun JungSoo segera menangkapnya. Hae Jinpun jatuh diatas tubuh JungSoo.

"Kami pulang" Disisi lain HyukJae dan Hae In sudah pulang.
"Sepi sekali,diluarkan mobil JungSoo" HyukJae bergumam mengamati keadaan rumah.
"Yeobo yeobo" HyukJae pergi menuju dapur.

DEG~
"MWO? Apa yg kalian lakukan?" HyukJae melihat istrinya menidihi tubuh JungSoo.

"Yeobo, suamiku. Tunggu ini salah paham" Hae Jin berusaha bangun.
"HxukJae~ahh ini ini tidak seperti yg kau lihat" JungSoo berusaha menjelaskan.

"Apalagi yg salah paham. Jelas2 kalian. Oh jadi selama ini kalian selingkuh dibelakangku. Sungguh kalian sangat kejam." HyukJae beranjak pergi sembari menggendong Hae In yg terdidur.

"Yeobo,tunggu yeobo."
"Eunhyu~ahh tunggu,aku bisa menjelaskan semuanya padamu." JungSoopun berlari mengejar HyukJae.
@FLASH BACK END@

"Jadi,jadi waktu itu?" HyukJae lemas.
"yah,karena sifatmu yg mash kekanak2kan itu,JungSoo berusaha mengejarmu dan ingin menjelaskan semua padamu. Tapi kau,kau malah memacu mobilmu dg kencang meninggalkan rumah. JungsOo mengejarmu,tanpa sadar dibelakangnya ada mobil yg melaju kencang. Ia menjadi korban tabrak lari. Ia meninggal seketika." Hae Jin menahan airmatanya.

"Aighoo~semua salahku. Kenapa aku sebodoh itu? JungSoo, JungSoo hyung mianhaeyo." HyukJae menundukkan kepala dan menangis menyesali perbuatannya.

Tanpa sepengetaiuan mreka,ternyata Eunhyuk sdang berdiri dibalik pintu dan mendengar pembicaraan ini. Eunhyukpun tak kuasa menahan air matanya.

"Jadi, EunMi adalah adik kandungku?" Eunixuk keluar dari balik pintu dg penuh airmata.

"Errhh EunHyuk~ahh" Hae Jin terkejut.
"Jadi kau appaku? Dan EunMin adalah adikku?" EunHyuk makin menangis.
"Eunhyuk~ahh apa maksudmu?" Hae Jin bingung.

Eunhyukpun beranjak pergi. Ia berlari keluar rumah sambil menangis. Ia pergi menuju taman.

"..." Eunhyuk terkejut melihat EunMin sudah duduk disana.
"Eunhyuk~ahh" EunMin tersenyum melambaikan tangan pada Eunhyuk. Eunhyuk tak kuasa menahan tangis. Ia berjalan lemas kearah EunMin.
"..." EunHyuk menatap EunMin.
"Wae? Kau menangis?" EunMin mengusap airmata Eunhyuk.
"Anniyo aku baik2 saja." Jwb Eunhyuk.
"Lalu kenapa kau menangis?" Tanya EunMin.
"Anniyo tidak ada apaa2" Jwb EunHyuk lagi.
"..." Menyandarkan kepalanya dibahu Hyuk.
"..." Menahan tangis sembari mengelus kepala EunMin.
"Rasanya,aku ingin kita seperti ini selamanya." Mengecup tangan Hyuk.
"..." masih diam menahan tangis.
"Waeyo? Kenapa kau diam? Apa kau tidak ingin kita bersama selamaya?" Menatap Hyuk lekat2.
"Aku ingin kita seperti ini selamanya." Menangis sembari mengelus kedua pipi EunMin.
"Eunhyuk~ahh jeongmal saranghaeyo. Ciu~" EunMin mencium bibir Eunhyuk.
"..." Semakin erat memeluk EunMin dan menciumnya lebih dalam.


_TBC_



Tidak ada komentar:

Posting Komentar